Hidroponik Sumber Makanan Masa Depan

Hidroponik  
Sistem hidroponik tumbuh lebih sempurna dan hasilnya lebih higienis
Sistem hidroponik tumbuh lebih sempurna dan hasilnya lebih higienis

Hidroponik telah ada sejak zaman Babilonia ketika dibuat sebagai taman gantung yang terkenal dan terdaftar sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia. Kemudian berkembang di Amerika ketika pasukan Angkatan Darat Amerika mengembangkan hidroponik sebagai sumber makanan pasukan mereka di Pasifik pada masa perang duania kedua. Di negara Belanda sistem pertanian hidroponik juga maju pesat karena keuletan rakyat negara kincir angin ini dalam mengembangkan sistem pertanian.

Teknik hidroponik menggunakan nutrisi yang larut dalam air untuk memberi makan tanaman. Tidak ada tanah pada sistem hidroponik, media tanam seperti hidrotone, pecahan bata merah, cocopeat, dan sebagainya hanya berfungsi untuk menopang batang tanaman dan menyalurkan nutrisi ke akar.

Sistem hidroponik dikembangkan secara vertikal sehingga lebih hemat tempat
Sistem hidroponik dikembangkan secara vertikal sehingga lebih hemat tempat

Budidaya tanaman dengan sistem hidroponik memiliki banyak keunggulan dibandingkan pertanian konvensional. Tanaman dipasok dengan nutrisi yang sempurna sehingga bisa tumbuh dengan sempurna dan jauh lebih cepat dibanding dengan pertanian konvensional. Semua unsur yang diperlukan tanaman untuk tumbuh yaitu unsur makro, dan unsur mikro dipasok secara teratur pada tanaman selama 24 jam.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Agar penyerapan nutrisi bisa sempurna PH air dikontrol dengan tepat sesuai kebutuhan tanaman, kaena pH yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mempengaruhi tingkat penyerapan nutrisi oleh tanaman. Tanaman bisa menyerap tanaman dengan sempurna jika PH air berkisar antara 5,5 hingga 6,0.

Salah satu keistimewaan teknik hidroponik adalah air yang digunakan sebagai media tanam tidak hilang begitu saja ditelan bumi, namun setelah tanaman menyerap sebagian air yang sudah kaya dengan nutrisi tersebut sisanya dapat digunakan lagi dan seterusnya.

Kelebihan berikutnya istalasi hidroponik dapat dikembangkan secara vertikal, ini akan menghasilkan keuntungan ganda yaitu produktivitas lebih banyak dan menghemat lahan.

Hidroponik sangat fleksibel, bisa dikembangkan pada lahan sempit maupun untuk skala industri, bahkan tidak sedikit hidroponik menjadi hobi bagi masyarakat urban farming.

Jadi semakin menyusutnya lahan pertanian akan berdampak pada volume produksi bahan pangan, dan dipastikan bahan pangan nabati akan menjadi lebih langka dan harga semakin tinggi. Semakin banyak masyarakat yang mengembangkan teknik berkebun tanpa tanah ini pada skala rumah tangga akan menjadi solusi terbaik ketahanan pangan keluarga, dan ini akan menjadi solusi sumber makanan masa depan. (Slamet Riyanto)

Berita Terkait

Image

Resep Membuat Pestisida Nabati untuk Membasmi Hama Kutu Daun

Image

Empat Alasan Mengapa Hidroponik Perlu Green House

Image

Lima Jenis Sayuran Hidroponik Paling Laris

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image