Lima Jenis Sayuran Hidroponik Paling Laris

Hidroponik  
Sayuran selada dibudidayakan dalam sistem hidroponik
Sayuran selada dibudidayakan dalam sistem hidroponik

Bagi para petani pemula hidroponik sangat disarankan menanam jenis tanaman yang relatif mudah didapat dan mudah dalam perawatan, dan yang lebih penting adalah mudah menjualnya. Berikut lima jenis sayuran daun paling mudah perawatannya dan relatif laku dipasar

Bayam

Bayam adalah sayuran paling populer dimasyarakat khususnya ibu rumah tangga. Sejak balita sebagian masyarkat kita sudah dikenalkan dengan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat baik untuk tubuh. Bayam menjadi sayuran faforit ibu rumah tangga untuk si buah hati. Bayam dikenal memiliki kandungan zat besi yang menjadi kebutuhan tubuh manusia. Bahkan sayuran yang bisa tumbuh dimana saja ini bermanfaat untuk menyehatkan jantung dan organ pencernaan. Sifatnya yang mudah tumbuh, bayam sangat cocok ditanam secara hidroponik, bahkan dengan sistem ini daun yang dihasilkan bisa lebih lebar dibanding yang ditanam di media tanah.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Kangkung

Ada banyak jenis kangkung, namun dilihat dari habitat tumbuhnya bisa dibedakan menjadi dua jenis yaitu kangkung darat dan kangkung air, keduanya tidak ada bedanya dari segi rasa maupun kandungan zat besi yang sangat yang cocok untuk kebutuhan tubuh manusia. Para petani hidroponik sangat familier dengan jenis kangkung air, karena kangkung darat akarnya akan segera membusuk jika terendam air. Kelebihan kangkung yang dibudidayakan secara hidroponik adalah masa panennya yang pendek, cukup 20 hari saja kangkung sudah bisa dipanen.

Sawi

Para penikmat mie instan pasti mengenal sawi, tak lengkap jika membuat mie tanpa daun sawi, oleh karena itu sawi menjadi salah satu sayuran populer di Indonesia. Sawi sangat bermanfaat untuk tubuh manusia karena kaya akan serat dan banyak zat gizi. Sawi juga banyak jenisnya, sawi hijau, sawi putih, pok coy, atau sawi daging. Sama dengan kepopulerannya sawi termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan secara hidroponik.

Selada

Hampir semua orang kenal selada, tak lengkap makan ayam bakar tanpa lalapan selada yang disandingkan dengan sambal. Selada jenis tanaman yang bisa hidup di daerah iklim tropis maupun sedang. Selain mudah hidup, tanaman ini kaya kandungan mineral, besi, tembaga, fosfor, kobal, seng, dan potasium. Zat-zat ini sangat baik untuk keseimbangan tubuh. Dengan perawatan yang tidak rumit selada cocok untuk mereka yang sedang belajar menanam secara hidroponik. Dan satu hal penting adalah tanaman selada relatif tidak disukai hama.

Seledri

Ibu rumah tangga merasa tak lengkap jika didapur tidak ada daun seledri. Hidangan berkuah seperti sup serasa hambar tanpa ditaburi daun seledri, begitu juga para juru masak sering mempercantik hidangannya dengan beberapa porong daun selederi. Daun selederi juga kaya manfaat untuk kesehatan tubuh. Selederi juga mudah dibudidayakan dengan sistem hidroponik, tidak banyak perawatan, dan sebagian besar mengaku berhasil menanam jenis tanaman ini. Seledri masa tanamnya relatif lebih lama, sampai 90 hari namun keuntungan lainnya bisa dipanen sampai dua atau tiga kali dengan menanam kembali tunas mudanya. (Slamet Riyanto)

Berita Terkait

Image

Resep Membuat Pestisida Nabati untuk Membasmi Hama Kutu Daun

Image

Empat Alasan Mengapa Hidroponik Perlu Green House

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image