Tips Mengatasi Kebocoran Instalasi Hidroponik

Tips  
Instalasi hidroponik sebelum dioperasikan sebaiknya dilakukan uji coba untuk memastikan tidak ada kebocoran.
Instalasi hidroponik sebelum dioperasikan sebaiknya dilakukan uji coba untuk memastikan tidak ada kebocoran.

Menaman dengan sistem hidroponik adalah salah satu cara yang bagus untuk menanam tanaman di rumah yang menantang, menyenangkan dan sangat bermanfaat. Namun kemungkinan timbul sejumlah masalah yang akan ditemui, maka penting kita belajar menghindarinya dan cara mengatasinya. Salah satunya adalah mengatasi kebocoran instalasi.

Menanam dengan sistem hidroponik memerlukan keterampilan dibanding menanam dengan media tanam tanah. Banyak referensi yang bisa dibaca diberbagai buku maupun mencari di dunia maya. Namun salah satu cara terbaik untuk belajar adalah mencoba dan belajar dari kesalahan.

Berikut ini adalah berbagai kemungkinan kebocoran instalasi hidroponik dan cara mengatasinya.

1. Kebocoran sambungan pada instalasi. Kebocoran yang paling sering terjadi adalah pada sambungan insalasi, jika ini yang terjadi maka keringkan matikan aliran air pada instalasi tersebut dan lakukan pengelemen ulang dan tunggu sampai kering sebelum dialiri air lagi.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

2. Kebocoran karena tersumbat akar tanaman. Kebocoran ini terjadi biasanya ketika tanaman sudah mulai dewasa atau umur lebih dari 15 hari, sistem pengakaran mulai banyak bahkan bisa menyumbat instalasi dan akhirnya air meluap. Apabila kejadiannya seperti ini maka langkah pertama usahakan memeindahkan tanaman pada lubang tanam yang lain yang pada jalur tersebut belum terlalu padat sistem pengakarannya. Namun jika sudah tidak memungkinkan memindahkan lagi diperbolehkan memotong sebagian akar.

3. Kebocoran karena arus air dari pompa air terlalu besar. Jika arus air yang masuk ke instalasi (inlet) terlalu besar sementara saluran pembuangan (outlet) ke bak tandon terlalu kecil maka instalasi tidak sanggup mengembalikan air ke bak tandon dengan cepat, dan berakibat air meluap. Cara mengatasi kebocoran seperti ini adalah. a) Kemungkinan kapasitas pompa air terlalu besar, maka solusinya kapasitas pompa air harus diganti dengan yang lebih kecil. b) Memperkecil arus air yang masuk ke instalasi dengan cara memasang stop kran antara pompa dan instalasi, dengan stop kran bisa diatur besar kecilnya arus air yang akan masuk ke instalasi. c) Cara ketiga dengan cara memperbesar saluran pembuangan (outlet) ke bak tandon sehingga tidak ada penumpukan air di istalasi.

4. Air meluap karena posisi instalasi miring. Pada prinsipnya memasang instalasi hidroponik harus pada posisi datar atau rata air, kemudian gully atau pipa instalasi akan diatur kemiringannya sesuai sistemnya (DFT atau NFT). Disini biasanya terjadi kesalahan, posisi pembuangan (outlet) lebih tinggi dibanding ketika air masuk (inlet) akibatnya air menumpuk pada instalasi dan meluap. Solusinya adalah menurunkan ketinggian pembuangan (oulet) dari inletnya.

Beberapa catatan yang harus diperhatikan sebelum mengoperasikan instalasi hidroponik

1. Uji sistem Anda sebelum memulai menanam, kencangkan semua sambungan dan pastikan semuanya aman.

2. Pastikan sistem yang akan digunakan dan perhitungkan besarnya pipa outlet agar air tidak meluap. (Slamet Riyanto)

Berita Terkait

Image

Resep Membuat Pestisida Nabati untuk Membasmi Hama Kutu Daun

Image

Empat Alasan Mengapa Hidroponik Perlu Green House

Image

Lima Jenis Sayuran Hidroponik Paling Laris

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image