6 Jenis Tanaman Buah yang Bisa Ditanam Secara Hidroponik

Hidroponik  
Menanam cabai dengan sistem hidroponik Dutch Bucket, hasil lebih banyak dan lebih berkualitas
Menanam cabai dengan sistem hidroponik Dutch Bucket, hasil lebih banyak dan lebih berkualitas

Masyarakat perkotaan yang cinta tanaman tidak perlu khawatir tidak bisa menanam sayuran buah, teknik hidroponik adalah solusinya, dengan lahan terbatas, dan tidak perlu berlumuran dengan tanah, namun hasil bisa maksimal dan berkualitas.

Sesuai dengan namanya hidroponik, berarti kita akan menanam dengan media tanam air (hidro) tanpa menggunakan tanah (soiless)

Marilah kita kenali terlebih dahulu tanaman sayuran yang bisa ditanam secara hidroponik, yaitu tanaman yang memiliki batang lunak dan kecil. Secara umum sayuran diklasifikasikan menjadi dua yaitu sayuran daun dan sayuran buah.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Berikut ini beberapa sayuran buah yang bisa ditanam dengan teknik hidroponik.

1. Cabai

Cabai atau populer dengan sebutan cabe adalah sejenis tanaman sayuran buah yang sangat populer dimasyarakat, bisa tumbuh di berbagei cuaca, hampir setiap rumah memiliki tanaman cabai. Tanaman cabai bisa dibudidayakan secara hidroponik biasanya dengan sistem Dutch Bucket karena untuk menghindari akar dan bonggol tanaman terendam air yang bisa mengakibatkan pembusukan akar.

2. Terong

Tanaman terong juga bisa dibudidayakan secara hidroponik, senada dengan tanaman cabai, tanaman terong bisa ditanam secara hidroponik dutch bucket. Sebelum dipindahkan pada sistem duch bucket benih cabai dan terong harus disemai dulu pada media semai, setelah kuat, biasanya setelah berumur 20-25 hari setelah semai (hss) baru dipindahkan ke duch buchet. Jangan lupa agar akar tanaman kuat menahan beban batang, daun, dan buah gunakan media tanam sejenis batu zeolit atau hidroton.

3. Timun

Para petani hidroponik saat ini sudh banyak yang membudidayakan timun dengan teknik hidroponik. Cara ini dirasa lebih mudah dikontrol dan dapat menghasilkan buat timur yang lebih optimal dan berkualitas. Timun hidroponik bisa mulai dipanen hasilnya pada usia 2-3 bulan setelah tanam.

4. Tomat

Budidaya tanaman tomat secara hidroponik semakin banyak digemari petani sayuran, sepertihalnya kangkung hidroponik, tomat hidroponik memerlukan air agak banyak, dikarenakan kandungan air pada kangkung maupun tomat sangat banyak. Untuk menanam tomat secara hidroponik diperlukan sarana penyangga batang ager tetap bisa tegak apalagi setelah mulai berbuah.

5. Strawberry

Tanaman strawberry yang kebanyakan ditanam secara konvensional di tanh juga bisa tumbuh dengan baik ditanam secara hidroponik. Cara menanamnya sama bisa melalui tanaman eksiting, yaitu memanfaatkan sulur atau stolon dan juga bisa menggunakan benih yang disemai.

6. Melon dan Semangka

Saat ini teknik budidaya buah Melon dan semangka secara Hidroponik sudah banyak digunakan oleh para petani hidroponik. Buah Melon dan semangka merupakan jenis tanaman semusim dengan ciri khas batang merambat. Jadi perlu disediakan tempat untuk rambatan tanaman.

Buah apa yang akan menjadi pilihan untuk ditanam, sebaiknya dipelajari terlebih dahulu sehingga bisa menyiapkan instalasi hidroponik secara maksimal. ( Slamet Riyanto )

Berita Terkait

Image

Resep Membuat Pestisida Nabati untuk Membasmi Hama Kutu Daun

Image

Empat Alasan Mengapa Hidroponik Perlu Green House

Image

Lima Jenis Sayuran Hidroponik Paling Laris

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image